Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengalaman global bagi mahasiswanya melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional. Pada Senin (22/07/2024), Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Nizar, M.Ag., secara resmi melepas 11 mahasiswa dari lima fakultas yang akan melaksanakan KKN di Yala, Thailand. Program ini bertema “Unity in Diversity: Celebrating Diversity for a Worldwide Impact” dan bertujuan untuk mempromosikan nilai-nilai kebhinekaan dan kerjasama internasional.
Kesebelas mahasiswa yang terpilih untuk mengikuti program ini adalah Dwi Fitriatun Aisyah, Firdia Zelly Ulya Nihaya, dan Pipit Tri Hertanti dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi; Salsabiela Lazuardhy Arsy dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam; Agni Setianingrum dan Anisa Salsabila dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan; Dwi Oktarini, M. Fatkhur Rokhman, dan Nicmetin Erbakan Zen dari Fakultas Syari’ah dan Hukum; serta Mila Minhatul Maula dan Rifa Anis Fauziyah dari Fakultas Ushuluddin dan Humaniora.
Dalam sambutannya, Prof. Nizar menekankan pentingnya mahasiswa KKN untuk membawa perubahan positif di Thamavitya Mulniti School “Ma’had Al-Bithat Ad-Diniah” Thailand, tempat mereka akan melakukan pengabdian. “Mahasiswa KKN Internasional 2024 diharapkan bisa mengenalkan UIN Walisongo Semarang dan menarik minat pelajar asing untuk melanjutkan studi di sini,” ujar Prof. Nizar. Beliau juga mendorong para mahasiswa untuk mempromosikan keterampilan mereka dalam bahasa asing, seni, dan budaya Indonesia.
Pelepasan KKN Internasional ini diadakan di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Rektorat K.H. Shaleh Darat dan dihadiri oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Akhmad Arif Junaidi, M.Ag., serta para pejabat lainnya seperti Sekretaris LP2M Johan Arifin, M.M., Kapuslitbit Dr. Anthin Latifah, M.Ag., Kapus PSGA Titik Rahmawati, M.Ag., dan Kapus Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Moh. Masrur, M.Ag. Abdul Malik, M.Si., Dosen Pendamping Lapangan (DPL), juga turut hadir.
Prof. Dr. Akhmad Arif Junaidi dalam laporannya menyampaikan bahwa dari 50 mahasiswa yang mendaftar, hanya 11 yang lolos seleksi akhir untuk mengikuti program ini. “Mahasiswa harus menjaga etika, sopan santun, dan nilai-nilai yang mencerminkan mahasiswa UIN Walisongo Semarang selama berada di Yala, Thailand. Mereka juga harus menjaga moralitas dan mempromosikan budaya serta sistem pendidikan yang diajarkan di UIN Walisongo,” kata Prof. Arif Junaidi.
Pelaksanaan KKN Internasional ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai dari 24 Juli hingga 22 Agustus 2024, dengan pendampingan dari Sekretaris LP2M Johan Arifin, M.M., dan Abdul Malik, M.Si. Program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan internasional dan mempromosikan nilai-nilai kebhinekaan serta kolaborasi lintas budaya di antara para mahasiswa dan masyarakat di Yala.












