WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Tiga Guru Besar UNDIP Paparkan Gagasan Tentang Keselamatan Kerja, Gizi dan Stunting

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
5 Desember 2023
Reading Time: 2 mins read
0
Tiga Guru Besar UNDIP Paparkan Gagasan Tentang Keselamatan Kerja, Gizi dan Stunting

Universitas Diponegoro kembali mengukuhkan tiga guru besar, Senin (5/12) di di Gedung Prof. Sudarto, S.H. Tembalang. Dalam pengukuhan sesi siang tersebut ketiga guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Yuliani Setyaningsih, S.K.M., M.Kes. (Fakultas Kesehatan Masyarakat), Prof. Dr. Diana Nur Afifah, S.T.P., M.Si. (Fakultas Kedokteran), dan Prof. dr. Martha Irene Kartasurya, M.Sc., Ph.D. (Fakultas Kesehatan Masyarakat).

Prof. Yuliani

Pada pidato ilmiahnya mengenai “Strategi Peningkatan Budaya Keselamatan Pekerja Sektor Informal Melalui Pengembangan Pos Upaya Kesehatan Kerja Terintegrasi”, Prof. Yuliani menuturkan ilmu kesehatan kerja merupakan ilmu yang mempelajari keserasian Warga Berita kapasitas kerja, beban kerja dan lingkungan kerja agar tenaga kerja dapat bekerja dengan produktif.

“Salah satu konsep pemecahan masalah sebagai upaya penerapan keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) di sektor informal adalah dengan meningkatkan kesadaran dan ketaatan pemenuhan terhadap norma K3, perbaikan lingkungan kerja sehingga tercipta pekerjaan yang kondusif dan meningkatkan partisipasi masyarakat pekerja untuk melaksanakan budaya keselamatan (safety culture). Budaya K3 yang baik hendaklah menjadi cerminan dari budaya di tempat kerja. Adanya kesadaran pelaksanaan budaya K3 akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja” terangnya.

Sementara karya ilmiah Prof. Diana mengangkat judul “Pemanfaatan Tempe Gembus dan Olahan Kedelai Lainnya sebagai Sumber Asupan Gizi untuk Peningkatan Kesehatan Secara Berkelanjutan”. Ia mengatakan bahwa pangan lokal terfermentasi seperti tempe gembus mengandung bakteri penghasil enzim fibrinolitik yang dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskuler. Selain itu zat gizi seperti protein, serat, dan isoflavonnya dapat membantu memperbaiki profil lipid wanita hiperlipidemia dan obesitas. Tempe gembus juga memiliki fungsi sebagai antioksidan dan antimikroba.
“Pemanfaatan bahan pangan lokal dari sumber pangan nabati sebagai sumber asupan gizi diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan secara berkelanjutan dengan tanpa membahayakan lingkungan di masa depan” tambahnya.

Prof. Diana

Selanjutnya Prof. Martha menyampaikan materi ilmiah yang berjudul “Pencegahan Dini Stunting Melalui Intervensi Spesifik di Indonesia”. Ia menyampaikan stunting merupakan masalah penting yang dihadapi bangsa Indonesia sehingga diperlukan upaya penanggulangan, bahkan pencegahannya agar program menjadi lebih efektif dan efisien. Pencegahan stunting harus dilakukan sesuai dengan faktor penyebabnya yang terdiri dari penyebab langsung, tidak langsung dan mendasar. Intervensi spesifik merupakan upaya penanggulangan dan pencegahan stunting di bidang kesehatan.

“Penentuan program intervensi spesifik dilakukan berdasarkan masalah penyebab stunting yang dialami setiap daerah, problem nutrien yang dialami setiap daerah, ketersediaan sumber daya setiap daerah serta kondisi sosial budaya di setiap daerah. Pelaksanaan program intervensi spesifik akan berhasil baik bila melibatkan semua elemen dalam masyarakat dan bersinergi dengan program intervensi sensitif” pungkasnya. (LW-Humas)

Prof. Martha

 

RELATED POSTS

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

Universitas Diponegoro kembali mengukuhkan tiga guru besar, Senin (5/12) di di Gedung Prof. Sudarto, S.H. Tembalang. Dalam pengukuhan sesi siang tersebut ketiga guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Yuliani Setyaningsih, S.K.M., M.Kes. (Fakultas Kesehatan Masyarakat), Prof. Dr. Diana Nur Afifah, S.T.P., M.Si. (Fakultas Kedokteran), dan Prof. dr. Martha Irene Kartasurya, M.Sc., Ph.D. (Fakultas Kesehatan Masyarakat).

Prof. Yuliani

Pada pidato ilmiahnya mengenai “Strategi Peningkatan Budaya Keselamatan Pekerja Sektor Informal Melalui Pengembangan Pos Upaya Kesehatan Kerja Terintegrasi”, Prof. Yuliani menuturkan ilmu kesehatan kerja merupakan ilmu yang mempelajari keserasian Warga Berita kapasitas kerja, beban kerja dan lingkungan kerja agar tenaga kerja dapat bekerja dengan produktif.

“Salah satu konsep pemecahan masalah sebagai upaya penerapan keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) di sektor informal adalah dengan meningkatkan kesadaran dan ketaatan pemenuhan terhadap norma K3, perbaikan lingkungan kerja sehingga tercipta pekerjaan yang kondusif dan meningkatkan partisipasi masyarakat pekerja untuk melaksanakan budaya keselamatan (safety culture). Budaya K3 yang baik hendaklah menjadi cerminan dari budaya di tempat kerja. Adanya kesadaran pelaksanaan budaya K3 akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja” terangnya.

Sementara karya ilmiah Prof. Diana mengangkat judul “Pemanfaatan Tempe Gembus dan Olahan Kedelai Lainnya sebagai Sumber Asupan Gizi untuk Peningkatan Kesehatan Secara Berkelanjutan”. Ia mengatakan bahwa pangan lokal terfermentasi seperti tempe gembus mengandung bakteri penghasil enzim fibrinolitik yang dapat membantu mencegah penyakit kardiovaskuler. Selain itu zat gizi seperti protein, serat, dan isoflavonnya dapat membantu memperbaiki profil lipid wanita hiperlipidemia dan obesitas. Tempe gembus juga memiliki fungsi sebagai antioksidan dan antimikroba.
“Pemanfaatan bahan pangan lokal dari sumber pangan nabati sebagai sumber asupan gizi diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan secara berkelanjutan dengan tanpa membahayakan lingkungan di masa depan” tambahnya.

Prof. Diana

Selanjutnya Prof. Martha menyampaikan materi ilmiah yang berjudul “Pencegahan Dini Stunting Melalui Intervensi Spesifik di Indonesia”. Ia menyampaikan stunting merupakan masalah penting yang dihadapi bangsa Indonesia sehingga diperlukan upaya penanggulangan, bahkan pencegahannya agar program menjadi lebih efektif dan efisien. Pencegahan stunting harus dilakukan sesuai dengan faktor penyebabnya yang terdiri dari penyebab langsung, tidak langsung dan mendasar. Intervensi spesifik merupakan upaya penanggulangan dan pencegahan stunting di bidang kesehatan.

“Penentuan program intervensi spesifik dilakukan berdasarkan masalah penyebab stunting yang dialami setiap daerah, problem nutrien yang dialami setiap daerah, ketersediaan sumber daya setiap daerah serta kondisi sosial budaya di setiap daerah. Pelaksanaan program intervensi spesifik akan berhasil baik bila melibatkan semua elemen dalam masyarakat dan bersinergi dengan program intervensi sensitif” pungkasnya. (LW-Humas)

Prof. Martha

 

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)
Musik

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

9 Oktober 2025
SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025
Uncategorized

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

16 Juni 2025
Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok
Uncategorized

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

16 Juni 2025
Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)
Musik

Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)
Musik

Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video
Musik

Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video

9 Oktober 2025
Next Post
Patroli Bhabinkamtibmas Polsek Wanasari, Ajak Masyarakat ikut jaga Kamtibmas Jelang Pemilu

Patroli Bhabinkamtibmas Polsek Wanasari, Ajak Masyarakat ikut jaga Kamtibmas Jelang Pemilu

Perkuat Relasi Internasional, UPGRIS Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi di Cina

Perkuat Relasi Internasional, UPGRIS Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi di Cina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Prabowo Segera Umumkan Calon Gubernur Jateng dari Gerindra

Prabowo Segera Umumkan Calon Gubernur Jateng dari Gerindra

17 Juli 2024
OJK Purwokerto tingkatkan literasi keuangan warga Banyumas Raya

OJK Purwokerto tingkatkan literasi keuangan warga Banyumas Raya

17 Januari 2024
Pangeran Harry Disebut Selalu Bau Rokok dan Alkohol Sebelum Bertemu Meghan Markle

Pangeran Harry Disebut Selalu Bau Rokok dan Alkohol Sebelum Bertemu Meghan Markle

5 Maret 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In