Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah menegaskan pelestarian lingkungan harus dimulai dari tindakan konkret, terutama dalam pengelolaan sampah plastik. Hal ini disampaikannya saat membuka Seminar Ekologi “Satu Tegal, Satu Hati untuk Masa Depan Bumi” di Aula Gereja Karya Kasih Gereja Katolik Hati Kudus, Minggu (15/6).
“Penting untuk mengelola sampah plastik dengan bijak, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah, mendaur ulang, dan mendukung program bank sampah. Selain itu, kesadaran akan dampak buruk sampah plastik perlu ditingkatkan melalui edukasi,” tegas Tazkiyyatul yang akrab disapa Mba Iin.
Ia menekankan bahwa perubahan besar berawal dari langkah kecil:
-
Mengurangi penggunaan plastik
-
Membiasakan memilah sampah
-
Menanam pohon di sekitar rumah
-
Menjaga kebersihan sungai
-
Tidak membuang sampah sembarangan
“Kami di Pemerintah Kota Tegal berkomitmen mendukung berbagai program pelestarian lingkungan. Edukasi, kampanye sadar lingkungan, dan kolaborasi dengan komunitas menjadi langkah konkret yang terus kami lakukan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri – diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Mba Iin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Tegal sebagai penyelenggara seminar. “Komunitas seperti Pemuda Katolik menunjukkan kepedulian lingkungan dalam aksi nyata. Kampanye mereka tak hanya membangun kesadaran, tapi juga menginspirasi banyak pihak.”
Di akhir acara, ia mengajak lebih banyak komunitas turut serta: “Saya mengajak lebih banyak organisasi untuk mengikuti jejak mereka, membangun gerakan lebih luas, dan menjadikan kepedulian lingkungan sebagai identitas Kota Tegal. Merawat bumi berarti mewariskan kehidupan berkualitas bagi anak cucu.”












