Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menegaskan komitmen Pemprov Jateng membuka akses gedung pemerintah untuk kegiatan masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi menjadikan kantor pemerintahan sebagai “rumah rakyat” yang inklusif. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Halal Bihalal dan Hari Lahir ke-79 Muslimat NU Kota Semarang di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu (18/5).
Gedung Pemprov Jateng Dibuka untuk Semua Kalangan
Taj Yasin menyatakan, seluruh masyarakat bisa memanfaatkan gedung milik Pemprov Jateng untuk kegiatan positif. “Siapa saja boleh menggunakan gedung ini, seperti Muslimat, Fatayat, IPNU, atau IPPNU,” ujarnya. Selain Gradhika Bhakti Praja, Wisma Perdamaian juga menjadi alternatif ruang publik yang disediakan.
Sejak Mei 2025, Kantor Gubernur Jateng resmi berfungsi sebagai ruang aspirasi publik, baik luring maupun daring. “Ini wujud nyata keterbukaan pemerintah menerima masukan dari rakyat,” tambah Taj Yasin.
Pemprov Jateng aktif menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi, termasuk keagamaan, untuk menjaring aspirasi masyarakat. “Seluruh organisasi keagamaan kita rangkul bersama,” tegasnya. Langkah ini mendukung program Kecamatan Berdaya, yang terintegrasi dengan Rumah Perlindungan kelompok rentan dan ruang ekspresi generasi muda.
Dalam acara tersebut, Taj Yasin didampingi istri sekaligus Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin, meluncurkan layanan dokter spesialis keliling. Puluhan anggota Muslimat NU antusias memeriksakan tekanan darah, gula darah, dan kesehatan gigi, serta berkonsultasi gratis.
Hadir dalam acara ini Ketua PC NU Kota Semarang Anasom, perwakilan Muhammadiyah, serta jajaran organisasi NU.








![Lirik Lagu Bunga - ME[MAHA]MI (Official Music Video) 9 Lirik Lagu Bunga – ME[MAHA]MI (Official Music Video)](https://wargaberita.com/wp-content/uploads/2025/05/1747526651_maxresdefault-75x75.jpg)



