CILACAP – Sebagai langkah konkret dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak pada lokus stunting tingkat PAUD/TK/KB, Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan kegiatan pemberian bantuan telur dan beras. Penyerahan perdana dilakukan di TK/PAUD Al-Firdaus Tritih Kulon, Rabu (29/05/2024) oleh Pj. Bupati Cilacap Awaluddin Muuri.
Kepala Dishanpan Cilacap, Sigit Widayanto, menjelaskan jumlah telur yang akan dibagikan sebanyak 46.096 butir untuk 1.733 anak dan beras sebanyak 250 kilogram untuk 50 orang.
“Nanti setiap anak akan mendapatkan 26 butir telur, terbagi dalam 2 sesi. Sesi pertama 16 telur dan sesi kedua 10 telur untuk mencegah telur busuk jika dibagikan langsung seluruhnya”, jelas Sigit.
Hal ini didukung penuh oleh Pj. Bupati. Harus dipahami bersama bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak usia balita akibat kekurangan gizi kronis, yang ditandai dengan tinggi badan yang berada di bawah standar. Pemberian bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan konsumsi pangan bergizi dalam mencukupi kebutuhan zat gizi untuk tumbuh kembang anak.

“Disamping sebagai upaya pencegahan stunting, diharapkan juga pembagian telur ini mampu memberikan kesadaran dan menggiatkan para orang tua akan pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi seperti telur bagi anak-anaknya mengingat telur kaya akan gizi untuk mencerdaskan otak dan memaksimalkan pertumbuhan anak”, ungkap Pj. Bupati.
Adapun waktu penyaluran bantuan telur dilaksanakan pada tanggal 29 Mei, 3 Juni, 10 Juni dan 11 Juni 2024. Lokasi penyaluran mencakup 54 KB/PAUD/TK dengan rincian 15 KB/TK/PAUD di Kecamatan Cilacap, 1 TK di Kecamatan Kesugihan, 7 PAUD/TK di Kecamatan Cimanggu, 9 PAUD/TK di Kecamatan Cipari, serta 4 PAUD/TK di Kecamatan Nusawungu. (pink/my/kominfo)














