Solo, Jawa Tengah – Prof Hartono telah resmi ditetapkan sebagai Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk masa jabatan 2024-2029 oleh Majelis Wali Amanat (MWA) UNS. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Pleno MWA Pemilihan Rektor yang dihadiri oleh 16 anggota MWA, di mana Prof Hartono terpilih melalui musyawarah dan mufakat dengan suara bulat.
Proses Pemilihan Rektor
Ketua MWA UNS, Muliaman Darmansyah Hadad, menjelaskan bahwa sebelum pemilihan, MWA mengadakan sesi pemaparan visi, misi, dan program kerja oleh seluruh calon rektor. Setiap calon diberikan waktu 15 menit untuk mempresentasikan visi dan misinya, diikuti dengan sesi tanya jawab selama 20 menit untuk setiap calon guna mendalami visi, misi, dan program kerja mereka.
“Berdasarkan hasil paparan dan pendalaman, MWA melakukan musyawarah dan mufakat dengan suara bulat menetapkan Prof Dr Hartono sebagai rektor terpilih Universitas Sebelas Maret masa jabatan 2024-2029,” kata Muliaman.
Ketentuan Penetapan Rektor
Sesuai dengan ketentuan Pasal 44 ayat (1), (2), dan (3) Peraturan Majelis Wali Amanat Nomor 4 Tahun 2024 tentang Tata Tertib Pemilihan Rektor Masa Jabatan 2024-2029, rektor terpilih harus menyerahkan surat keputusan pemberhentian dari jabatannya kepada MWA melalui Panitia Pemilihan Rektor (PPR) paling lambat pada 1 Agustus 2024. Jika tidak, maka rektor terpilih dianggap mengundurkan diri.
Agenda Pelantikan Rektor Terpilih
Dengan terpilihnya Prof Hartono, agenda pemilihan rektor yang tersisa adalah pelantikan rektor terpilih yang dijadwalkan akan berlangsung pada 8 Agustus 2024. Sebelum terpilih sebagai rektor, Prof Hartono menjabat sebagai Direktur RS UNS Surakarta dan memiliki rekam jejak yang impresif dalam bidang akademik dan manajerial.
Harapan untuk Masa Depan UNS
Penetapan Prof Hartono sebagai rektor diharapkan membawa angin segar bagi perkembangan dan kemajuan UNS. Visi, misi, dan program kerja yang telah dipaparkannya diharapkan mampu mengarahkan UNS menuju pencapaian yang lebih tinggi dalam dunia pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.












