WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

PETIS, Inovasi Mahasiswa Undip Atasi Masalah Kesuburan Tanah

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
12 Februari 2024
Reading Time: 2 mins read
0
PETIS, Inovasi Mahasiswa Undip Atasi Masalah Kesuburan Tanah

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro berhasil menciptakan sistem “PETIS” (Penyiraman Otomatis) untuk membantu Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Ponowaren, kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo dalam menangani masalah kesuburan tanah di lahan mereka. Alat ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2023/2024.

Diketahui, Lahan Rumah Pangan Lestari milik KWT “Tani Makmur” Desa Ponowaren berhasil masuk ke dalam program desa binaan dari kelompok PKK Kecamatan Tawangsari. Rencananya, lahan ini akan mengikuti perlombaan Taman KWT Tingkat Kecamatan Tawangsari yang akan diadakan di bulan April mendatang. Namun, permasalahan muncul terutama terkait kesuburan tanaman & sayuran, serta kedisiplinan dalam memantau dan menyiram tanaman secara berkala.

Melihat adanya permasalahan tersebut, Bernard Kenny Poya, mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Elektro Universitas Diponegoro, berinisiatif untuk merancang dan membuat sistem penyiraman otomatis terintegrasi yang diberi nama PETIS (Penyiraman Otomatis). Bernard, bersama dengan Tim I KKN Universitas Diponegoro Desa Ponowaren, membangun sistem ini mulai dari awal hingga siap digunakan.

Sistem PETIS terdiri dari dua bagian utama, yaitu panel yang berisi combiner box yang terhubung dengan pompa Dual Pump DC dan sumber daya listrik sebagai mesin penggerak, serta sistem penyaluran air yang terdiri dari selang, penyangga, dan mist nozzle sebagai penyemprot air. Sistem ini bekerja dengan mengatur waktu penyiraman air secara berkala ke lahan yang ditanami tanaman & sayuran. Nantinya, pengguna bisa mengatur waktu penyiramannya dengan saklar timer yang berada di dalam panel.

Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa sistem PETIS berjalan dengan lancar. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya kegagalan sistem selama tiga hari masa ujicoba. Keberhasilan Bernard dan Tim I KKN Universitas Diponegoro Desa Ponowaren dalam mengembangkan sistem PETIS ini mendapatkan apresiasi dari Tim PKK Desa Ponowaren. Mereka berencana untuk memasukkan PETIS sebagai salah satu unsur penunjang dalam penilaian lomba Taman KWT yang akan berlangsung di April mendatang.

Sarmi, ketua KWT Desa Ponowaren mengaku bangga dengan inovasi yang dibuat oleh Tim I KKN Universitas Diponegoro ini. Beliau berharap, sistem PETIS ini bisa terus bermanfaat bagi KWT dan PKK dalam memantau kesuburan tanaman di lahan mereka. “Saya harap, alat ini terus berguna dan membantu ibu-ibu PKK, khususnya Pokja (Kelompok Kerja) 3 dan KWT dalam memantau tanaman yang telah dioptimalisasi dengan sistem penyiraman otomatis ini,” ujar beliau.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PKK Desa Ponowaren, Sari. Beliau berharap, dengan diterapkannya sistem PETIS ke dalam lahan milik KWT bisa menjadi penguat dalam penilaian lomba Taman KWT mendatang. “Semoga dengan adanya sistem PETIS ini dapat menjadi salah satu faktor penguat bagi kami Ibu PKK dalam mengikuti kegiatan perlombaan pada bulan April mendatang,” ucap Sari.

Sumber: Fakultas Teknik Undip.

1 oZ1m7yVgoeX8dLXAa kg

 

 

RELATED POSTS

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro berhasil menciptakan sistem “PETIS” (Penyiraman Otomatis) untuk membantu Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Ponowaren, kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo dalam menangani masalah kesuburan tanah di lahan mereka. Alat ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa pada kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2023/2024.

Diketahui, Lahan Rumah Pangan Lestari milik KWT “Tani Makmur” Desa Ponowaren berhasil masuk ke dalam program desa binaan dari kelompok PKK Kecamatan Tawangsari. Rencananya, lahan ini akan mengikuti perlombaan Taman KWT Tingkat Kecamatan Tawangsari yang akan diadakan di bulan April mendatang. Namun, permasalahan muncul terutama terkait kesuburan tanaman & sayuran, serta kedisiplinan dalam memantau dan menyiram tanaman secara berkala.

Melihat adanya permasalahan tersebut, Bernard Kenny Poya, mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Elektro Universitas Diponegoro, berinisiatif untuk merancang dan membuat sistem penyiraman otomatis terintegrasi yang diberi nama PETIS (Penyiraman Otomatis). Bernard, bersama dengan Tim I KKN Universitas Diponegoro Desa Ponowaren, membangun sistem ini mulai dari awal hingga siap digunakan.

Sistem PETIS terdiri dari dua bagian utama, yaitu panel yang berisi combiner box yang terhubung dengan pompa Dual Pump DC dan sumber daya listrik sebagai mesin penggerak, serta sistem penyaluran air yang terdiri dari selang, penyangga, dan mist nozzle sebagai penyemprot air. Sistem ini bekerja dengan mengatur waktu penyiraman air secara berkala ke lahan yang ditanami tanaman & sayuran. Nantinya, pengguna bisa mengatur waktu penyiramannya dengan saklar timer yang berada di dalam panel.

Dari hasil pengujian, ditemukan bahwa sistem PETIS berjalan dengan lancar. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya kegagalan sistem selama tiga hari masa ujicoba. Keberhasilan Bernard dan Tim I KKN Universitas Diponegoro Desa Ponowaren dalam mengembangkan sistem PETIS ini mendapatkan apresiasi dari Tim PKK Desa Ponowaren. Mereka berencana untuk memasukkan PETIS sebagai salah satu unsur penunjang dalam penilaian lomba Taman KWT yang akan berlangsung di April mendatang.

Sarmi, ketua KWT Desa Ponowaren mengaku bangga dengan inovasi yang dibuat oleh Tim I KKN Universitas Diponegoro ini. Beliau berharap, sistem PETIS ini bisa terus bermanfaat bagi KWT dan PKK dalam memantau kesuburan tanaman di lahan mereka. “Saya harap, alat ini terus berguna dan membantu ibu-ibu PKK, khususnya Pokja (Kelompok Kerja) 3 dan KWT dalam memantau tanaman yang telah dioptimalisasi dengan sistem penyiraman otomatis ini,” ujar beliau.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PKK Desa Ponowaren, Sari. Beliau berharap, dengan diterapkannya sistem PETIS ke dalam lahan milik KWT bisa menjadi penguat dalam penilaian lomba Taman KWT mendatang. “Semoga dengan adanya sistem PETIS ini dapat menjadi salah satu faktor penguat bagi kami Ibu PKK dalam mengikuti kegiatan perlombaan pada bulan April mendatang,” ucap Sari.

Sumber: Fakultas Teknik Undip.

1 oZ1m7yVgoeX8dLXAa kg

 

 

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)
Musik

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

9 Oktober 2025
SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025
Uncategorized

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

16 Juni 2025
Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok
Uncategorized

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

16 Juni 2025
Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)
Musik

Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)
Musik

Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video
Musik

Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video

9 Oktober 2025
Next Post
Polisi tangkap pelaku penganiayaan tewaskan kepala keamanan

Polisi tangkap pelaku penganiayaan tewaskan kepala keamanan

Polisi selidiki kematian tak wajar bayi di panti asuhan di Semarang

Polisi selidiki kematian tak wajar bayi di panti asuhan di Semarang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Helldy Ingin Dindikbud Pantau Lulusan Penerima Beasiswa Full Sarjana – Warga Berita

Helldy Ingin Dindikbud Pantau Lulusan Penerima Beasiswa Full Sarjana – Warga Berita

21 Desember 2023
PKS Jagokan Uyun di Pilkada Kota Cilegon – Warga Berita

PKS Jagokan Uyun di Pilkada Kota Cilegon – Warga Berita

27 Mei 2024
Sebagian napiter di Nusakambangan gunakan hak pilih

Sebagian napiter di Nusakambangan gunakan hak pilih

14 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In