
Warga Berita : Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Kendal periode 2023-2027 resmi dilantik pada Jumat (15/12/2023). Pelantikan dan pengukuhan ini dilakukan oleh perwakilan Pengurus Kormi Jawa Tengah bersama Sekda Kendal.
Sekda Kendal, Sugiono berharap, olahraga tradisional bisa dimunculkan kembali, sekaligus melestarikan permainan tradisional di Kabupaten Kendal. Melalui pengurus Kormi ini, keberadaan olahraga atau permainan tradisional di Kabupaten Kendal bisa digiatkan kembali. ” Harapannya, Kormi lebih aktif mengangkat kembali olahraga atau permainan tradisional yang dulu pernah ada di Kabupaten Kendal,” harapannya.
Menurut Sekda Kendal, keberadaan Kormi bisa mengembangkan pariwisata dan UMKM, serta membangun SDM di Kabupaten Kendal. Pasalnya kegiatan Kormi bisa digelar di tempat-tempat wisata, sehingga akan meramaikan pariwisata di Kabupaten. “Jika tempat-tempat wisata ramai, tentunya UMKM juga menjadi ramai,” ujarnya.
Ketua Kormi Kendal, Dwi Suryo Cahyono mengatakan, Kormi Kendal terdiri dari tiga Komisi, yakni Komisi Olahraga Tradisional dan Seni Budaya, yang mengembangkan permainan tradisional. Komisi Kesehatan dan Kebugaran aerobik, meliputi kegiatan senam, dansa dan senam jantung sehat. Komis Olahraga Petualangan dan Tantangan, seperti olahraga Jeep. “Kormi tidak hanya memajukan olahraga tradisional, tetapi juga kegiatan senam, petualangan Jeep dan sebagainya,” jelasnya.
Dwi Suryo mengatakan, target Kormi Kendal ke depan adalah untuk prestasi yang pernah dicapai akan ditingkatkan. Selain itu, akan menggandeng seluruh Induk Organisasi Olahraga (Ignora) yang ada, agar prestasi Kormi Kendal semakin meningkat. “Saat yang sudah bergabung dengan Kormi Kendal hanya 15 ignora, padahal jumlah ignora sekitar 50 lebih,” pungkasnya. (FA)

Warga Berita : Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Kendal periode 2023-2027 resmi dilantik pada Jumat (15/12/2023). Pelantikan dan pengukuhan ini dilakukan oleh perwakilan Pengurus Kormi Jawa Tengah bersama Sekda Kendal.
Sekda Kendal, Sugiono berharap, olahraga tradisional bisa dimunculkan kembali, sekaligus melestarikan permainan tradisional di Kabupaten Kendal. Melalui pengurus Kormi ini, keberadaan olahraga atau permainan tradisional di Kabupaten Kendal bisa digiatkan kembali. ” Harapannya, Kormi lebih aktif mengangkat kembali olahraga atau permainan tradisional yang dulu pernah ada di Kabupaten Kendal,” harapannya.
Menurut Sekda Kendal, keberadaan Kormi bisa mengembangkan pariwisata dan UMKM, serta membangun SDM di Kabupaten Kendal. Pasalnya kegiatan Kormi bisa digelar di tempat-tempat wisata, sehingga akan meramaikan pariwisata di Kabupaten. “Jika tempat-tempat wisata ramai, tentunya UMKM juga menjadi ramai,” ujarnya.
Ketua Kormi Kendal, Dwi Suryo Cahyono mengatakan, Kormi Kendal terdiri dari tiga Komisi, yakni Komisi Olahraga Tradisional dan Seni Budaya, yang mengembangkan permainan tradisional. Komisi Kesehatan dan Kebugaran aerobik, meliputi kegiatan senam, dansa dan senam jantung sehat. Komis Olahraga Petualangan dan Tantangan, seperti olahraga Jeep. “Kormi tidak hanya memajukan olahraga tradisional, tetapi juga kegiatan senam, petualangan Jeep dan sebagainya,” jelasnya.
Dwi Suryo mengatakan, target Kormi Kendal ke depan adalah untuk prestasi yang pernah dicapai akan ditingkatkan. Selain itu, akan menggandeng seluruh Induk Organisasi Olahraga (Ignora) yang ada, agar prestasi Kormi Kendal semakin meningkat. “Saat yang sudah bergabung dengan Kormi Kendal hanya 15 ignora, padahal jumlah ignora sekitar 50 lebih,” pungkasnya. (FA)











