Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyambut positif program nasional pembentukan Koperasi Merah Putih yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini diharapkan menjadi solusi alternatif permodalan bagi para petani dan pelaku ekonomi desa di wilayah tersebut.
Bupati Batang, Faiz Kurniawan, menyatakan bahwa Koperasi Merah Putih akan membawa dampak langsung bagi para petani dan pelaku ekonomi desa dalam mengembangkan dan memajukan usaha mereka.
“Kami berharap koperasi ini bisa menjadi solusi alternatif permodalan dan memperkuat daya tawar petani dalam rantai distribusi hasil panen,” ungkap Faiz Kurniawan di Batang, Sabtu.
Memutus Rantai Tengkulak dan Memperkuat Posisi Petani
Menurut Bupati Batang, keberadaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan diyakini mampu memberikan bantuan signifikan bagi petani, terutama jika nantinya terdapat fasilitas gudang logistik untuk menyimpan hasil pertanian.
Pemerintah Kabupaten Batang berharap hasil pertanian bisa terserap langsung melalui koperasi sehingga dapat memutus rantai tengkulak yang selama ini sering merugikan petani. Dengan sistem ini, petani diharapkan bisa mendapatkan harga yang lebih adil untuk hasil panen mereka.
“Dengan surplus produksi padi sekitar 20 ribu ton maka daerah ini juga siap memperkuat peran Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional,” tambah Faiz Kurniawan, menunjukkan potensi besar Kabupaten Batang dalam kontribusi ketahanan pangan.
Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Bupati Faiz Kurniawan juga menyoroti bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Batang mencapai 6,03 persen atau melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi di tingkat provinsi maupun nasional. Pencapaian ini menunjukkan adanya fundamental ekonomi yang kuat di daerah tersebut.
Dengan kehadiran Koperasi Merah Putih, diharapkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Batang dapat terus dijaga bahkan ditingkatkan. Koperasi ini akan menjadi instrumen penting dalam menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa dan kelurahan melalui penguatan sektor pertanian dan usaha ekonomi lokal lainnya.
Target Pembentukan di 248 Desa dan Kelurahan
Faiz Kurniawan menargetkan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan Kabupaten Batang akan rampung pada akhir Mei 2025. Dengan jumlah total 248 desa dan kelurahan, program ini membutuhkan komitmen kuat dan sinergi dari berbagai pihak.
“Yang jelas, percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih di 248 desa dan kelurahan di Kabupaten Batang akan memasuki babak penting untuk membangun kemandirian desa dan memastikan seluruh warga bisa hidup lebih bermartabat dari desa mereka sendiri,” tegas Faiz Kurniawan.












