Mudahkan Pembayaran Retribusi Sampah, Pemkab Magelang Luncurkan Aplikasi Sipodang

Warga Berita, KOTA MUNGKID – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang melakukan inovasi dalam pelayanan persampahan, dengan membangun aplikasi Sipodang atau Sistem Informasi Pembayaran Retribusi Sampah Online di Kabupaten Magelang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto mengatakan, selaras dengan era digitalisasi yang sangat pesat, pengelolaan sampah juga harus mengikuti perkembangan teknologi. Dengan adanya aplikasi Sipodang ini, diharapkan masyarakat semakin mudah dalam melakukan pembayaran retribusi sampah, karena dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun dengan fasilitas e-banking yang lebih akuntabel.

Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri acara Peringatan World Clean Up Day (Hari Kebersihan Dunia), sekaligus meluncurkan Aplikasi Sipodang di Lapangan drh Soepardi, Kota Mungkid, Jumat (22/9/2023).

“Mari kita jadikan momentum ini untuk bahu membahu, bergotong royong dalam menjaga kelestarian alam dan bumi tempat kita tinggal ini, karena di bumi inilah tempat satu-satunya yang layak untuk kita berpijak. Dan mari kita lindungi alam dan bumi kita ini agar tetap lestari, sehingga dapat bermanfaat dan dapat di nikmati oleh anak cucu kita kelak,” ajak Adi.

Baca juga : Lantik Pj Bupati Kudus, Temanggung dan Banyumas, Nana : Harus Inovatif, Jangan Jalan di Tempat

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang, Sarifudin menyampaikan Peringatan Hari Kebersihan se-Dunia (WCD) Tingkat Kabupaten Magelang Tahun 2023 kali ini mengangkat tema ‘Kami 13 Juta Relawan Bijak Kelola Sampah Menuju Indonesia Bersih’ yang dimaknai sebagai upaya bersama dalam menanggulangi masalah sampah, terutama sampah plastik, dengan menggiatkan pemilahan sampah dari sumbernya.

Peringatan World Clean Up Day (Hari Kebersihan Dunia), sekaligus meluncurkan Aplikasi Sipodang di Lapangan drh Soepardi, Kota Mungkid, Jumat (22/9/2023).

Sarifudin mengatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan peranan berbagai pihak dalam rangka untuk menjaga lingkungan, yang didasarkan atas pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

“Peserta kegiatan WCD ini diikuti kurang lebih 677 orang yang berasal dari unsur ASN Kabupaten Magelang, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, Bank Sampah Induk Kabupaten Magelang, Bank Sampah se-Kabupaten Magelang, TPS 3R se-Kabupaten Magelang, Sekolah/Madrasah Adiwiyata, Penggiat Lingkungan Kabupaten Magelang dan dunia,” papar Sarifudin.

(dtk)

By admin

Leave a Reply