Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng), Mohammad Saleh, mengapresiasi upaya Polda Jateng dalam menciptakan suasana yang kondusif selama bulan suci Ramadan. Ia mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban dengan menghindari perbuatan melawan hukum serta menunjukkan sikap toleransi antarsesama pemeluk agama.
“Bulan Ramadan merupakan momen terbaik untuk meningkatkan ketakwaan. Karena itu, kita harus sama-sama menjaga kekhusyukan pada bulan suci ini. Tentu saja dengan memelihara suasana yang kondusif agar seluruh umat bisa melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman dan tenang,” ujar Mohammad Saleh dalam pernyataannya.
Apresiasi terhadap Kinerja Kepolisian
Mohammad Saleh, yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Jateng, memberikan apresiasi tinggi kepada pihak kepolisian, khususnya Polda Jateng, yang telah berhasil menertibkan dan memberantas berbagai tindak kriminal jelang Ramadan. Menurutnya, upaya ini sangat penting untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama menjalankan ibadah puasa.
“Kita apresiasi kerja kepolisian yang berhasil menertibkan dan memberantas penyakit masyarakat jelang Ramadan. Usaha tersebut kami harap terus digalakkan lagi selama Ramadan. Hal itu supaya masyarakat bisa lebih tenang dan khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.
Operasi Kepolisian Jelang Ramadan
Jelang Ramadan, Polda Jateng berhasil membongkar praktik prostitusi yang berkedok karaoke di Mansion Executive Karaoke, Jalan Kyai Saleh, Semarang. Dalam operasi tersebut, kepolisian mengamankan 16 orang, termasuk dua penyedia jasa hiburan dan 14 pemandu karaoke.
Selain itu, Polrestabes Semarang juga melaksanakan operasi Kegiatan Rutin Yang Dioptimalkan (KRYO) sejak 20 Januari hingga 20 Februari 2025. Operasi ini menyasar berbagai tindak pidana, termasuk premanisme, perjudian, peredaran minuman keras (miras), narkoba, dan tindakan asusila. Hasilnya, kepolisian berhasil mengungkap 81 kasus asusila, 231 tindak pidana premanisme, 17 kasus penyalahgunaan obat terlarang, dan satu kasus perjudian. Selain itu, sebanyak 155 kasus peredaran miras berhasil diungkap dengan menyita 667 botol miras pabrikan, 111 botol, dan 30 liter miras oplosan.
Dukungan untuk Meningkatkan Keamanan
Mohammad Saleh menegaskan dukungannya terhadap upaya kepolisian dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban selama Ramadan. Ia berharap langkah-langkah ini dapat terus ditingkatkan agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah puasa.
“Kami akan selalu mendukung teman-teman di kepolisian untuk meningkatkan keamanan demi terciptanya situasi kondusif selama Ramadan ini. Sebab, masyarakat harus merasa aman saat menjalankan ibadah puasa,” kata Mohammad Saleh.
Ajakan kepada Masyarakat
Selain mengapresiasi kinerja kepolisian, Mohammad Saleh juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga suasana kondusif selama Ramadan. Ia menekankan pentingnya sikap toleransi dan saling menghormati antarsesama pemeluk agama.
“Mari kita bersama-sama menjaga keharmonisan dan ketertiban selama Ramadan. Dengan saling menghormati dan menghindari perbuatan yang melawan hukum, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk beribadah,” pesannya.












