UNS — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) kembali melepas dokter spesialis baru yang telah lulus pendidikan di FK UNS. Acara ini dihadiri oleh Plt. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S.; Dekan FK UNS, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K); para wakil dekan FK UNS; Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta, Dr. Cahyono Hadi, dr., Sp.OG., S.H.; Ketua Keluarga Alumni FK UNS, dr. Sri Pratomo, Sp.B, FinaCS, FICS; Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS UNS, Tonang Dwi Ardyanto, Sp.P.K., Ph.D.; serta segenap Kepala Program Studi PPDS FK UNS.
Pelepasan digelar di Auditorium FK UNS, Kamis (25/1/2024).
Pada pelepasan dokter spesialis periode Januari ini, FK UNS melepas 58 dokter spesialis baru. Berdasarkan laporan akademik yang dibacakan oleh Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FK UNS, dr. Paramasari Dirgahayu, Ph.D., 58 orang peserta pelepasan terdiri dari 12 orang dari Program Studi (Prodi) Ilmu Bedah, 9 orang dari Prodi Obstetri dan Ginekologi, 4 orang dari Prodi Jantung dan Pembuluh Darah, 8 orang dari Prodi Ilmu Penyakit Dalam, 6 orang dari Prodi Radiologi, 5 orang dari Prodi Ilmu Kesehatan Anak, 5 orang dari Prodi Orthopaedi dan Traumatologi, 4 orang dari Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif, 3 orang dari Prodi THT-BKL, 1 orang dari Prodi Dermatologi dan Venereologi, 1 orang dari Prodi Neurologi.
Dalam pelepasan kali ini terdapat peserta dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi yang diraih oleh Muhammad Zuhdan Fanani, dr., Sp.P.D. dengan IPK 3.95 dan Ayu Setyaningrum Iswandari Safitri, dr., Sp.P.D. dengan IPK 3.95 yang keduanya berasal dari Program Studi Ilmu Penyakit Dalam. Sedangkan lulusan termuda dalam Pelepasan PPDS kali ini adalah I Putu Raynantha Surya Wiratama, dr., Sp.J.P. berasal dari Program Studi Jantung dan Pembuluh Darah dengan usia pada saat lulus 29 Tahun 7 bulan.


Plt. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. dalam sambutannya berpesan agar para dokter spesialis baru bisa menumbuhkan kepercayaan pada masyarakat tentang kualitas dokter di Indonesia agar jika mengalami permasalahan kesehatan yang serius tidak berobat ke luar negeri.
“Kita bersama-sama perlu membangun kepercayaan dan untuk membangun kepercayaan itu dasarnya harus meningkatkan profesionalisme kita. Karena substansinya adalah bidang profesi maka dokter spesialis baru ini perlu untuk terus belajar dan jangan lupa untuk melakukan kemajuan-kemajuan melalui penelitian,” pesan Prof. Yunus.
Dekan FK UNS, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K) dalam sambutannya menyampaikan bahwa para dokter spesialis ini tidak salah memilih FK UNS sebagai tempat menempuh pendidikan.
“Saya ucapkan terima kasih telah memilih FK UNS sebagai tempat pendidikan, dan ini tidak salah karena berdasarkan perankingan dari Time Higher Education FK UNS saat ini menempati rangking ke-3 di Indonesia” tutur Prof. Reviono.
Selain itu Prof. Reviono juga berpesan agar para dokter spesialis baru yang sekarang sudah menjadi alumni bisa menjaga nama baik UNS serta terus menjaga silaturahmi baik dengan sejawat maupun dengan almamater.
Direktur RSUD Dr. Moewardi Surakarta, Dr. Cahyono Hadi, dr., Sp.OG., S.H. mengucapkan selamat atas kelulusan dokter dan berpesan agar dokter spesialis baru ini siap menghadapi persaingan dengan dokter dari luar negeri.
“Dalam transformasi kesehatan itu nanti kita akan bertarung dengan dokter-dokter dari luar negeri sehingga anda harus banyak belajar dan banyak membaca,” ujarnya.
Dengan pelepasan dokter spesialis periode Januari ini maka FK UNS sejak berdirinya tahun 1976, telah meluluskan 1.824 orang dokter spesialis. Para alumni tersebut sudah tersebar di seluruh tanah air dan telah mengabdikan ilmunya pada berbagai instansi baik dibidang pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, serta sebagai dokter spesialis pemerintah, swasta, TNI/POLRI maupun lainnya. HUMAS UNS
Reporter: Dwi Hastuti
UNS — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) kembali melepas dokter spesialis baru yang telah lulus pendidikan di FK UNS. Acara ini dihadiri oleh Plt. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S.; Dekan FK UNS, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K); para wakil dekan FK UNS; Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta, Dr. Cahyono Hadi, dr., Sp.OG., S.H.; Ketua Keluarga Alumni FK UNS, dr. Sri Pratomo, Sp.B, FinaCS, FICS; Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian RS UNS, Tonang Dwi Ardyanto, Sp.P.K., Ph.D.; serta segenap Kepala Program Studi PPDS FK UNS.
Pelepasan digelar di Auditorium FK UNS, Kamis (25/1/2024).
Pada pelepasan dokter spesialis periode Januari ini, FK UNS melepas 58 dokter spesialis baru. Berdasarkan laporan akademik yang dibacakan oleh Wakil Dekan Akademik, Riset dan Kemahasiswaan FK UNS, dr. Paramasari Dirgahayu, Ph.D., 58 orang peserta pelepasan terdiri dari 12 orang dari Program Studi (Prodi) Ilmu Bedah, 9 orang dari Prodi Obstetri dan Ginekologi, 4 orang dari Prodi Jantung dan Pembuluh Darah, 8 orang dari Prodi Ilmu Penyakit Dalam, 6 orang dari Prodi Radiologi, 5 orang dari Prodi Ilmu Kesehatan Anak, 5 orang dari Prodi Orthopaedi dan Traumatologi, 4 orang dari Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif, 3 orang dari Prodi THT-BKL, 1 orang dari Prodi Dermatologi dan Venereologi, 1 orang dari Prodi Neurologi.
Dalam pelepasan kali ini terdapat peserta dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi yang diraih oleh Muhammad Zuhdan Fanani, dr., Sp.P.D. dengan IPK 3.95 dan Ayu Setyaningrum Iswandari Safitri, dr., Sp.P.D. dengan IPK 3.95 yang keduanya berasal dari Program Studi Ilmu Penyakit Dalam. Sedangkan lulusan termuda dalam Pelepasan PPDS kali ini adalah I Putu Raynantha Surya Wiratama, dr., Sp.J.P. berasal dari Program Studi Jantung dan Pembuluh Darah dengan usia pada saat lulus 29 Tahun 7 bulan.


Plt. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S. dalam sambutannya berpesan agar para dokter spesialis baru bisa menumbuhkan kepercayaan pada masyarakat tentang kualitas dokter di Indonesia agar jika mengalami permasalahan kesehatan yang serius tidak berobat ke luar negeri.
“Kita bersama-sama perlu membangun kepercayaan dan untuk membangun kepercayaan itu dasarnya harus meningkatkan profesionalisme kita. Karena substansinya adalah bidang profesi maka dokter spesialis baru ini perlu untuk terus belajar dan jangan lupa untuk melakukan kemajuan-kemajuan melalui penelitian,” pesan Prof. Yunus.
Dekan FK UNS, Prof. Dr. Reviono, dr., Sp.P(K) dalam sambutannya menyampaikan bahwa para dokter spesialis ini tidak salah memilih FK UNS sebagai tempat menempuh pendidikan.
“Saya ucapkan terima kasih telah memilih FK UNS sebagai tempat pendidikan, dan ini tidak salah karena berdasarkan perankingan dari Time Higher Education FK UNS saat ini menempati rangking ke-3 di Indonesia” tutur Prof. Reviono.
Selain itu Prof. Reviono juga berpesan agar para dokter spesialis baru yang sekarang sudah menjadi alumni bisa menjaga nama baik UNS serta terus menjaga silaturahmi baik dengan sejawat maupun dengan almamater.
Direktur RSUD Dr. Moewardi Surakarta, Dr. Cahyono Hadi, dr., Sp.OG., S.H. mengucapkan selamat atas kelulusan dokter dan berpesan agar dokter spesialis baru ini siap menghadapi persaingan dengan dokter dari luar negeri.
“Dalam transformasi kesehatan itu nanti kita akan bertarung dengan dokter-dokter dari luar negeri sehingga anda harus banyak belajar dan banyak membaca,” ujarnya.
Dengan pelepasan dokter spesialis periode Januari ini maka FK UNS sejak berdirinya tahun 1976, telah meluluskan 1.824 orang dokter spesialis. Para alumni tersebut sudah tersebar di seluruh tanah air dan telah mengabdikan ilmunya pada berbagai instansi baik dibidang pelayanan kesehatan, pendidikan, penelitian, serta sebagai dokter spesialis pemerintah, swasta, TNI/POLRI maupun lainnya. HUMAS UNS
Reporter: Dwi Hastuti












