Kota Pekalongan- Warga Berita– Ketua KPU Kota Pekalongan, Fajar Randi Yogananda mengatakan, distribusi logistik di daerah rawan banjir secara teknisnya sudah diserahkan ke PPK dan PPS wilayah setempat yang lebih memahami medan wilayah masing-masingnya.
“Sementara, KPU hanya menyiapkan anggaran proses distribusi dari PPK ke PPS maupun PPS ke TPS. Untuk pendistribusian logistik pemilu, dari PPK ke PPS rata-rata menggunakan armada truk tertutup,” katanya.
Per Selasa, 6 Februari, KPU meminta PPK dan PPS untuk mengupdate kembali jumlah penyiapan TPS panggung untuk mengantisipasi ketika lokasi TPS yang ditunjuk terjadi bencana banjir atau rob.
“Jadi, KPU sifatnya untuk proses pengiriman logistik ini hanya berhenti saja di tingkat kecamatan,” tuturnya.
Lanjut Fajar menyebutkan, untuk logistik di luar kotak suara, KPU Kota Pekalongan sudah mendistribusikan di 4 kecamatan per Hari Senin, 5 Februari 2024 dengan adanya pengawalan personel kepolisian 2 orang. Adapun logistik di luar kotak yang sudah didistribusikan tersebut yaitu tanda pengenal, formulir C pemberitahuan undangan memilih, dan daftar hadir pemilih.
“Karena paling lambat H-3 pelaksanaan Pemilu , pemilih harus sudah menerima form C Pemberitahuan. Harapannya, PPS, KPPS bisa mengecek terlebih dahulu apakah ada halaman terlewat sehingga ketika pemilih datang ke TPS, mereka tidak perlu menunggu barangkali ada halaman yang hilang atau lupa tercetak,” ungkapnya.
Pihaknya berharap, pada tanggal 11-13 Februari 2024, logistik Pemilu 2024 sudah terdistribusi dari mulai tingkat Kecamatan, Kelurahan dan TPS.
“Memang demi keamanan, kotak suara di tempatkan di kelurahan masing-masing, karena Kota Pekalongan wilayahnya masih bisa dijangkau, maka di tanggal 14 Februari 2024, kotak suara bisa diambil dan di distribusikan ke masing-masing TPS,” pungkasnya.
Post Views: 1,512












