WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Dosen Vokasi UNDIP Teliti Teh Hijau Kelas Dunia Kaya Polifenol

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
22 Maret 2024
Reading Time: 3 mins read
0
Dosen Vokasi UNDIP Teliti Teh Hijau Kelas Dunia Kaya Polifenol

Daya cipta dan inovasi para sivitas akademika dan peneliti bisa menjadi solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat dan akan membawa Indonesia menjadi negara maju. Seperti yang dilakukan oleh dosen Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik (RPM) Vokasi Undip yakni Sri Utami Handayani, S.T., M.T.. Dosen dengan kepakaran bidang Audit Energi, yang biasa disapa Utami telah mengembangkan proses termokimia gelombang mikro untuk produksi Functional Fine Powder Teh Hijau.

Utami menyampaikan bahwa riset bersama pakar teh hijau Mohamad Endy Yulianto, Rizka Amalia, Sutrisno dan Didik Ariwibowo dengan mitra industri teh hijau PPTK Gambung dan PT. Rumpun Sari Medini merupakan skema Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT). Kegiatan PTUPT ini didanai oleh DRTPM dengan kajian “Produksi Functional Fine Powder Teh Hijau melalui Proses Termokimia Gelombang Mikro dengan Menggunakan Agitated Cylindrical Rotary Inactivator”. Inovasi penelitian berupa pengembangan proses inaktivasi enzimatis untuk meningkatkan kadar katekin teh hijau, sehingga khasiat sejati teh hijau akan sangat nyata dalam taklukkan penyakit mematikan.

Utami yang merupakan auditor energi untuk PLTP, Fuel Terminal, Tambang Nikel dan industri petrokimia PT. TPPI Tuban mengungkapkan bahwa problem utama di industri teh hijau saat ini adalah kualitas teh yang relatif rendah dan kebutuhan energi listrik serta BBM pada proses pelayuan, cukup besar yaitu 0,48 Kwh/kg teh kering atau setara 50,1% dari kebutuhan total energi. Oleh karenanya, perlu pengembangan proses pelayuan melalui sistem high eficient agitated cylindrical rotary inactivator gelombang mikro agar mampu produksi teh hijau sebagai functional fne powder.

Namun demikian, pengembangan teknologi ini masih terkendala pada integrasi energi proses hulu sampai hilir, disamping terjadi degradasi termal produk yang disebabkan oleh panas konduksi ionik menembus membran tonoplas, akibatnya sebagian kecil katekin yang berada dalam vakuola akan berubah menjadi theaflavin dan thearubigin, tutur Utami.

Utami meambahkan bahwa proses pelayuan pucuk daun teh bertujuan untuk menginaktifkan enzim polifenol oksidase dan hidroperoksidase yang berada dalam sitoplasma, sehingga dihasilkan produk teh hijau berkatekin tinggi. Pelayuan dengan menggunakan proses termokimia gelombang mikro berdasarkan perpindahan panas konduksi ionik, menyebabkan enzim polifenol oksidase dan hidroperoksidase di bagian sitoplasma mengalami inaktif.

Radiasi gelombang mikro terjadi secara merata karena adanya putaran drum, yang dapat mereduksi difusivitas oksigen ke dalam sitoplasma daun teh, sehingga mereduksi terjadinya oksidasi enzimatis senyawa katekin menjadi theaflavin dan thearubigin saat dinding membran tonoplast terkoyak. Fenomena rotasi dipol gelombang mikro.juga mampu menjaga kondisi operasi suhu daun teh konstan, ujar Utami.

Utami menjelaskan bahwa melalui sistem high eficient agitated cylindrical rotary inactivator mampu mereduksi konsumsi energi dan meningkatkan kualitas maupun produktivitas functional fne powder teh hijau hingga mencapai Rp.13.750/kg teh hijau. Oleh karenanya, functional fne powder teh hijau kelas dunia kaya polifenol dari hasil penelitian, dinyatakan memiliki aktivitas anti kanker, menjaga kesehatan jantung, bersifat anti oksidan, anti mikroba, memperpanjang masa menopouse, mencegah penyakit kardiovaskular, obesitas dan penyakit degeneratif lainnya.

Semoga kedepan seluruh industri teh hijau di Indonesia dan di dunia akan menerapkan teknologi nya yang sudah Well Proven, yang tersertifikasi paten ganted dengan no: IDS000005673, IDS000004245 dan IDS000002697 sehingga produktivitas serta kualitas (katekin) meningkat serta lebih menyehatkan. “Tim berharap hasil riset bisa bermanfaat untuk industri teh hijau, industri farmasi sebagai bahan baku preparat katekin, pekebun teh dan masyarakat yang mengkonsumsi teh hijau sehat sebagai functional food yang populer pemakaiannya saat ini, pungkas Utami.

Pelayuan Teh hijau Undip 3

Sri Utami Handayani, S.T., M.T.

Foto 2

Pelayuan Teh hijau Undip 2

RELATED POSTS

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

Daya cipta dan inovasi para sivitas akademika dan peneliti bisa menjadi solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat dan akan membawa Indonesia menjadi negara maju. Seperti yang dilakukan oleh dosen Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik (RPM) Vokasi Undip yakni Sri Utami Handayani, S.T., M.T.. Dosen dengan kepakaran bidang Audit Energi, yang biasa disapa Utami telah mengembangkan proses termokimia gelombang mikro untuk produksi Functional Fine Powder Teh Hijau.

Utami menyampaikan bahwa riset bersama pakar teh hijau Mohamad Endy Yulianto, Rizka Amalia, Sutrisno dan Didik Ariwibowo dengan mitra industri teh hijau PPTK Gambung dan PT. Rumpun Sari Medini merupakan skema Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT). Kegiatan PTUPT ini didanai oleh DRTPM dengan kajian “Produksi Functional Fine Powder Teh Hijau melalui Proses Termokimia Gelombang Mikro dengan Menggunakan Agitated Cylindrical Rotary Inactivator”. Inovasi penelitian berupa pengembangan proses inaktivasi enzimatis untuk meningkatkan kadar katekin teh hijau, sehingga khasiat sejati teh hijau akan sangat nyata dalam taklukkan penyakit mematikan.

Utami yang merupakan auditor energi untuk PLTP, Fuel Terminal, Tambang Nikel dan industri petrokimia PT. TPPI Tuban mengungkapkan bahwa problem utama di industri teh hijau saat ini adalah kualitas teh yang relatif rendah dan kebutuhan energi listrik serta BBM pada proses pelayuan, cukup besar yaitu 0,48 Kwh/kg teh kering atau setara 50,1% dari kebutuhan total energi. Oleh karenanya, perlu pengembangan proses pelayuan melalui sistem high eficient agitated cylindrical rotary inactivator gelombang mikro agar mampu produksi teh hijau sebagai functional fne powder.

Namun demikian, pengembangan teknologi ini masih terkendala pada integrasi energi proses hulu sampai hilir, disamping terjadi degradasi termal produk yang disebabkan oleh panas konduksi ionik menembus membran tonoplas, akibatnya sebagian kecil katekin yang berada dalam vakuola akan berubah menjadi theaflavin dan thearubigin, tutur Utami.

Utami meambahkan bahwa proses pelayuan pucuk daun teh bertujuan untuk menginaktifkan enzim polifenol oksidase dan hidroperoksidase yang berada dalam sitoplasma, sehingga dihasilkan produk teh hijau berkatekin tinggi. Pelayuan dengan menggunakan proses termokimia gelombang mikro berdasarkan perpindahan panas konduksi ionik, menyebabkan enzim polifenol oksidase dan hidroperoksidase di bagian sitoplasma mengalami inaktif.

Radiasi gelombang mikro terjadi secara merata karena adanya putaran drum, yang dapat mereduksi difusivitas oksigen ke dalam sitoplasma daun teh, sehingga mereduksi terjadinya oksidasi enzimatis senyawa katekin menjadi theaflavin dan thearubigin saat dinding membran tonoplast terkoyak. Fenomena rotasi dipol gelombang mikro.juga mampu menjaga kondisi operasi suhu daun teh konstan, ujar Utami.

Utami menjelaskan bahwa melalui sistem high eficient agitated cylindrical rotary inactivator mampu mereduksi konsumsi energi dan meningkatkan kualitas maupun produktivitas functional fne powder teh hijau hingga mencapai Rp.13.750/kg teh hijau. Oleh karenanya, functional fne powder teh hijau kelas dunia kaya polifenol dari hasil penelitian, dinyatakan memiliki aktivitas anti kanker, menjaga kesehatan jantung, bersifat anti oksidan, anti mikroba, memperpanjang masa menopouse, mencegah penyakit kardiovaskular, obesitas dan penyakit degeneratif lainnya.

Semoga kedepan seluruh industri teh hijau di Indonesia dan di dunia akan menerapkan teknologi nya yang sudah Well Proven, yang tersertifikasi paten ganted dengan no: IDS000005673, IDS000004245 dan IDS000002697 sehingga produktivitas serta kualitas (katekin) meningkat serta lebih menyehatkan. “Tim berharap hasil riset bisa bermanfaat untuk industri teh hijau, industri farmasi sebagai bahan baku preparat katekin, pekebun teh dan masyarakat yang mengkonsumsi teh hijau sehat sebagai functional food yang populer pemakaiannya saat ini, pungkas Utami.

Pelayuan Teh hijau Undip 3

Sri Utami Handayani, S.T., M.T.

Foto 2

Pelayuan Teh hijau Undip 2

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)
Musik

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

9 Oktober 2025
SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025
Uncategorized

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

16 Juni 2025
Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok
Uncategorized

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

16 Juni 2025
Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)
Musik

Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)
Musik

Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video
Musik

Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video

9 Oktober 2025
Next Post
Suara PDIP Anjlo Gerindra kokoh di puncak klasemen elektabilitas parpol

Pemetaan Posisi Parpol Pasca Pemilu 2024 Masih Sulit

Polemik Izin Tambang yang Kaitkan Bahlil, Akademisi Harap Media Utamakan Fakta dalam Pemberitaan

Polemik Izin Tambang yang Kaitkan Bahlil, Akademisi Harap Media Utamakan Fakta dalam Pemberitaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Deddy Mizwar.jpg

Prabowo-Gibran All In Laksanakan Pemilu Riang Gembira

28 November 2023
Demokrat dan Yandri Susanto Tersingkir dari Senayan  – Warga Berita

Demokrat dan Yandri Susanto Tersingkir dari Senayan  – Warga Berita

13 Maret 2024
Airin Ambil Formulir Penjaringan Calon Gubernur Banten ke Markas Banteng – Warga Berita

Airin Ambil Formulir Penjaringan Calon Gubernur Banten ke Markas Banteng – Warga Berita

23 April 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In