PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi berharap keberadaan organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) bisa ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu ketahanan pangan. PKK, kata Bupati Tiwi diminta bisa ikut menggerakan masyarakat guna memastikan ketersediaan pangan di wilayah (desa) dalam rangka ketahanan pangan.
“PKK ikut menggencarkan program ketahanan pangan. Salah satunya melalui program pemanfaatan lahan pekarangan/halaman untuk ditanami tanaman yang bermanfaat, tanaman pangan, atau tanaman yang bisa berkontribusi menekan angka inflasi, seperti cabai,” papar Bupati Tiwi saat membuka kegiatan Bimtek Kelembagaan dan Administrasi PKK tahun 2024 di Aula Kecamatan Kalimanah, Selasa (4/6/2024).
Bupati Tiwi mengungkapkan, PKK merupakan organisasi kemasyarakatan yang besar. Dengan kepanjangan tangan PKK yang ada hingga tingkat dasawisma, menjadikan PKK ujung tombak dalam menggerakan masyarakat serta ikut mensosialisasikan program-program pemerintah, dari tingkat pusat hingga desa.

Mengapreasiasi sumbangsih PKK terhadap pembangunan di Purbalingga, Bupati Tiwi pada tahun 2024 telah menganggarkan pengadaan seragam batik identitas PKK Kabupaten Purbalingga. Ada sebanyak 6.750 potong seragam batik PKK identitas kabupaten yang akan dibagikan kepada seluruh kader PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa/kelurahan.

Ketua Pelaksana Harian (Plh) Tim Penggerak (TP) PKK Purbalingga, Indri Anas Sumaryo pelaksanaan bimtek merupakan program rutin PKK setiap tahun. Tahun ini, pelaksanaan bimtek dilakukan terpusat di kecamatan. Dijadwalkan bimtek kelembagaan dan administrasi PKK dilaksanakan mulai Juni-Juli 2024.













