WargaBerita.com
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
WargaBerita.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik
No Result
View All Result
WargaBerita.com
No Result
View All Result
Home Uncategorized

BEM Universitas Mataram Protes Keras Tolak Politik Dinasti

Redaksi Warga Berita by Redaksi Warga Berita
14 Desember 2023
Reading Time: 2 mins read
0
BEM Universitas Mataram Protes Keras Tolak Politik Dinasti

Nusa Tenggara Barat-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram (UNRAM) Lombok Nusa Tenggara Barat memprotes keras adanya upaya nyata dari penguasa saat ini untuk melanggengkan kekuasaannya dengan mendukung salah satu pasangan calon dalam kontestasi pemilihan presiden dan wakil presiden 2024 mendatang.

BEM UNRAM khawatir, dengan dukungan kekuasaan tersebut, netralitas aparatur negara sulit terjadi, padahal pemilu yang adil sangat diperlukan untuk membangun legitimasi politik pemerintahan mendatang.

“Kami (BEM UNRAM) satu suara bersama rekan rekan BEM lainnya, tentunya kita menolak keras konsep dinasti politik yang secara halus diterapkan oleh penguasa saat ini,” ujar Martoni Ira Malik, Ketua BEM UNRAM melalui keterangan tertulis, Selasa (12/11).

Martoni, sapaan akrabnya, secara terbuka menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90 beberapa waktu lalu yang dinilainya sudah diintervensi oleh penguasa untuk memuluskan langkah sang putra mahkota menjadi calon wakil presiden.

“MK ini kan anak reformasi, dan konstitusi merupakan harapan terakhir bagi kami generasi muda, jika konstitusi sudah dicawe-cawe untuk malanggengkan kekuasaan, tentu bagi kami (rezim ini) cukup sudah,” tegas Martoni

BEM Unram juga menyayangkan proses yang dilalui oleh salah satu kandidat cawapres dengan menabrak etika atau moralitas publik. Sebab menurut Martoni, karpet merah yang diberikan kepada cawapres tersebut sangatlah jelas sebagai upaya untuk melanggengkan kekuasaan penguasa saat ini.

“Ya, tentu kami hilang kepercayaan terhadap rezim saat ini, dan kami juga teramat kecewa melihat pola yang dilakukan oleh penguasa saat ini,” ujarnya.

BEM Unram juga merasa prihatin melihat lembaga lembaga negara yang semakin menurun integritas dan kredibilitasnya dengan adanya praktik nepotisme yang terjadi di banyak lembaga negara saat ini. Hal ini membuat kami semakin percaya bahwa permainan elite bukan gimmick belaka, namun memang untuk melanggengkan kerajaan dan dinasti kekuasaan.

“Segala cara dilakukan oleh penguasa untuk melanggengkan kekuasaan, dan 2024 menjadi momentum yang strategis,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Muhammad Nashih Ulwan yang mengungkapkan bahwa tudingan praktik politik dinasti yang kencang mengarah kepada presiden Jokowi bukan hanya sebatas dugaan, namun menurutnya, hal tersebut sudah sangat nyata di depan mata.

“Itu bukan lagi dugaan, tapi nyata dan sudah dilakukan. Cawe-cawe yang dilakukan Jokowi adalah cara yang tidak elok dan tidak cantik, bahkan kasar dan buruk,” tegasnya.

BEM UTS menilai hal tersebut tentunya sangat berdampak terhadap menurunnya kualitas demokrasi di Indonesia, dan disebutnya sebagai kemunduran demokrasi pasca reformasi dua dekade silam.

“Apa yang dilakukan penguasa saat ini adalah contoh nyata daripada kemunduran demokrasi. Ini memalukan dan menyedihkan,” ujarnya.

RELATED POSTS

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

Nusa Tenggara Barat-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram (UNRAM) Lombok Nusa Tenggara Barat memprotes keras adanya upaya nyata dari penguasa saat ini untuk melanggengkan kekuasaannya dengan mendukung salah satu pasangan calon dalam kontestasi pemilihan presiden dan wakil presiden 2024 mendatang.

BEM UNRAM khawatir, dengan dukungan kekuasaan tersebut, netralitas aparatur negara sulit terjadi, padahal pemilu yang adil sangat diperlukan untuk membangun legitimasi politik pemerintahan mendatang.

“Kami (BEM UNRAM) satu suara bersama rekan rekan BEM lainnya, tentunya kita menolak keras konsep dinasti politik yang secara halus diterapkan oleh penguasa saat ini,” ujar Martoni Ira Malik, Ketua BEM UNRAM melalui keterangan tertulis, Selasa (12/11).

Martoni, sapaan akrabnya, secara terbuka menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90 beberapa waktu lalu yang dinilainya sudah diintervensi oleh penguasa untuk memuluskan langkah sang putra mahkota menjadi calon wakil presiden.

“MK ini kan anak reformasi, dan konstitusi merupakan harapan terakhir bagi kami generasi muda, jika konstitusi sudah dicawe-cawe untuk malanggengkan kekuasaan, tentu bagi kami (rezim ini) cukup sudah,” tegas Martoni

BEM Unram juga menyayangkan proses yang dilalui oleh salah satu kandidat cawapres dengan menabrak etika atau moralitas publik. Sebab menurut Martoni, karpet merah yang diberikan kepada cawapres tersebut sangatlah jelas sebagai upaya untuk melanggengkan kekuasaan penguasa saat ini.

“Ya, tentu kami hilang kepercayaan terhadap rezim saat ini, dan kami juga teramat kecewa melihat pola yang dilakukan oleh penguasa saat ini,” ujarnya.

BEM Unram juga merasa prihatin melihat lembaga lembaga negara yang semakin menurun integritas dan kredibilitasnya dengan adanya praktik nepotisme yang terjadi di banyak lembaga negara saat ini. Hal ini membuat kami semakin percaya bahwa permainan elite bukan gimmick belaka, namun memang untuk melanggengkan kerajaan dan dinasti kekuasaan.

“Segala cara dilakukan oleh penguasa untuk melanggengkan kekuasaan, dan 2024 menjadi momentum yang strategis,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Muhammad Nashih Ulwan yang mengungkapkan bahwa tudingan praktik politik dinasti yang kencang mengarah kepada presiden Jokowi bukan hanya sebatas dugaan, namun menurutnya, hal tersebut sudah sangat nyata di depan mata.

“Itu bukan lagi dugaan, tapi nyata dan sudah dilakukan. Cawe-cawe yang dilakukan Jokowi adalah cara yang tidak elok dan tidak cantik, bahkan kasar dan buruk,” tegasnya.

BEM UTS menilai hal tersebut tentunya sangat berdampak terhadap menurunnya kualitas demokrasi di Indonesia, dan disebutnya sebagai kemunduran demokrasi pasca reformasi dua dekade silam.

“Apa yang dilakukan penguasa saat ini adalah contoh nyata daripada kemunduran demokrasi. Ini memalukan dan menyedihkan,” ujarnya.

ShareTweetSend
Redaksi Warga Berita

Redaksi Warga Berita

Related Posts

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)
Musik

Lirik Lagu KAWIN KONTRAK – KADES HOHO ALKAF & LALA WIDY (LIVE LEMBAYUNG MUSIC)

9 Oktober 2025
SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025
Uncategorized

SMK Muhammadiyah Kajen Raih Juara Futsal MILAD ke-6 UMPP 2025

16 Juni 2025
Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok
Uncategorized

Lirik Lagu Dini Kurnia – BOKONG SEMOK (Official Music Video) || FYP Tik Tok

16 Juni 2025
Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)
Musik

Lirik Lagu Twenty One Pilots – The Contract (Official Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)
Musik

Lirik Lagu Eno Smaper, Nathh – Kita Deal (Official Music Video)

9 Oktober 2025
Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video
Musik

Lirik Lagu Mawar de Jongh – Tinggal (Original Soundtrack ‘Tinggal Meninggal’) | Official Lyric Video

9 Oktober 2025
Next Post
Pensiun Dari Polri, 11 Personel Polres Brebes Jalani Wisuda Purna Bakti

Pensiun Dari Polri, 11 Personel Polres Brebes Jalani Wisuda Purna Bakti

Jaga Kamtibmas Jelang pemilu, Patroli Polsek Ketanggungan Sambang Bawaslu

Jaga Kamtibmas Jelang pemilu, Patroli Polsek Ketanggungan Sambang Bawaslu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended Stories

  • All
  • Daerah
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Bersama Presiden Joko Widodo.jpg

RK Peroleh Dua Surat Tugas di Pilkada, Satu Jabar dan Kedua di DKI

23 November 2023
KPU Cilacap: Satu kecamatan belum laksanakan rekapitulasi suara

KPU Cilacap: Satu kecamatan belum laksanakan rekapitulasi suara

19 Februari 2024
Wacana Pemakzulan Jokowi Tak Berhasil Jika Tak Dapat Dukungan DPR

Diisukan Bakal Isi Posisi yang Ditinggalkan Mahfud, Ini Respon Yusril Ihza Mahendra

2 Februari 2024

Popular Stories

  • Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    Link Video Viral Chela Pramuka di Situs Terabox dan Doods

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paah Cantek Viral Terabox: Konten Pribadi Tiktoker Malaysia Tersebar di Telegram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Link Video Cikgu CCTV Wiring, Terabox & Doodstream

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Link Terabox Viral, Aman atau Tidak?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Lebih Suka Link Video Viral di Situs Doodstream, Malaysia Lebih Pilih Video Viral Melayu di Terabox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berita Video
  • DISCLAIMER
  • Homepage
  • Jangan Buru Buru, Cari Tau Aja Dulu
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang WargaBerita.com
MEDIA WARGA BERITA
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Tekno
  • Bola
  • Musik

Berita Warga Indonesia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In