UNS — Anak buruh bangunan di Kota Solo ini patut untuk diacungi jempol. Ya, Magdalena Asmara yang merupakan anak dari buruh bangunan ini berhasil lulus dari UNS dengan predikat cumlaude. Magda yang diwisuda pada 24 Februari 2024 kemarin di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS berhasil lulus dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,98.
Kepada uns.ac.id Senin (26/2/2024), ia menceritakan perjuangan semasa menjadi mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS. “Kebetulan bapak saya buruh bangunan, saat itu beliau sedang bekerja di kawasan UNS. Bapak pas melihat Gedung FEB memiliki keinginan kalau anaknya kelak dapat kuliah di gedung tersebut. Akhirnya Tuhan menjawab doa tersebut, saya diterima pada Prodi Ekonomi Pembangunan FEB melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan mendapatkan beasiswa KIP K. Lalu saya mengikuti wisuda pada 24 Februari kemarin,” terang Magda yang menjadi wakil mahasiswa untuk memberikan sambutan dalam Wisuda UNS Periode 2 Tahun 2024 pada Sabtu (24/2/2024).
Magda tercatat sebagai mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan FEB tahun 2020. Selama 3 tahun 6 bulan, Magda menyelesaikan studinya tersebut. “Saya bersyukur memiliki teman-teman yang baik. Pada waktu itu saya tidak memiliki laptop, teman-teman rela untuk meminjami hingga saya bisa beli laptop sendiri,” kenangnya.
Dalam menjalani perkuliahan di FEB UNS, Magda merupakan mahasiswa yang aktif berorganisasi. Saat berstatus sebagai mahasiswa di FEB, ia tumbuh di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) pada Prodi Ekonomi Pembangunan, kemudian di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB, Semar Preneur serta tergabung dalam Helpdesk FEB UNS.
Kemudian pada semester 6, Ia mengikuti Program Kampus Merdeka Bank Indonesia (KMBI) Batch 6. Pada semester 7, Magda menyadari semakin bertambahnya usia orang tuanya. Satu hal yang dari dulu ingin dilihat bapaknya adalah ‘anakku lulus jadi sarjana’.

“Tuhan tidak main-main, Tuhan genapi semua bahkan lebih indah dari apa yang aku minta. Walaupun banyak keterbatasan yang mungkin bisa menghambat, tapi aku yakin dan percaya aku punya Tuhan yang hebat. Dia yang selalu melihat indah hidupku, lebih dari apa yang aku doakan. Buat teman-teman yang sedang berjuang dan mungkin buat yang baru pengin memulai, jangan takut. Rencana Tuhan, indah pada waktunya. Seperti lagu ini, Dia selalu memandang kita lebih indah dari yang kita kira,” imbuhnya.
Kondisi ekonomi keluarga ternyata tidak menghalangi Magda untuk melanjutkan impiannya hingga bisa memperoleh gelar sarjana. Per tanggal 1 Maret besok, Magda mulai bekerja di Bank Indonesia (BI). HUMAS UNS
Redaktur: Dwi Hastuti
UNS — Anak buruh bangunan di Kota Solo ini patut untuk diacungi jempol. Ya, Magdalena Asmara yang merupakan anak dari buruh bangunan ini berhasil lulus dari UNS dengan predikat cumlaude. Magda yang diwisuda pada 24 Februari 2024 kemarin di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS berhasil lulus dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,98.
Kepada uns.ac.id Senin (26/2/2024), ia menceritakan perjuangan semasa menjadi mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNS. “Kebetulan bapak saya buruh bangunan, saat itu beliau sedang bekerja di kawasan UNS. Bapak pas melihat Gedung FEB memiliki keinginan kalau anaknya kelak dapat kuliah di gedung tersebut. Akhirnya Tuhan menjawab doa tersebut, saya diterima pada Prodi Ekonomi Pembangunan FEB melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan mendapatkan beasiswa KIP K. Lalu saya mengikuti wisuda pada 24 Februari kemarin,” terang Magda yang menjadi wakil mahasiswa untuk memberikan sambutan dalam Wisuda UNS Periode 2 Tahun 2024 pada Sabtu (24/2/2024).
Magda tercatat sebagai mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan FEB tahun 2020. Selama 3 tahun 6 bulan, Magda menyelesaikan studinya tersebut. “Saya bersyukur memiliki teman-teman yang baik. Pada waktu itu saya tidak memiliki laptop, teman-teman rela untuk meminjami hingga saya bisa beli laptop sendiri,” kenangnya.
Dalam menjalani perkuliahan di FEB UNS, Magda merupakan mahasiswa yang aktif berorganisasi. Saat berstatus sebagai mahasiswa di FEB, ia tumbuh di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) pada Prodi Ekonomi Pembangunan, kemudian di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB, Semar Preneur serta tergabung dalam Helpdesk FEB UNS.
Kemudian pada semester 6, Ia mengikuti Program Kampus Merdeka Bank Indonesia (KMBI) Batch 6. Pada semester 7, Magda menyadari semakin bertambahnya usia orang tuanya. Satu hal yang dari dulu ingin dilihat bapaknya adalah ‘anakku lulus jadi sarjana’.

“Tuhan tidak main-main, Tuhan genapi semua bahkan lebih indah dari apa yang aku minta. Walaupun banyak keterbatasan yang mungkin bisa menghambat, tapi aku yakin dan percaya aku punya Tuhan yang hebat. Dia yang selalu melihat indah hidupku, lebih dari apa yang aku doakan. Buat teman-teman yang sedang berjuang dan mungkin buat yang baru pengin memulai, jangan takut. Rencana Tuhan, indah pada waktunya. Seperti lagu ini, Dia selalu memandang kita lebih indah dari yang kita kira,” imbuhnya.
Kondisi ekonomi keluarga ternyata tidak menghalangi Magda untuk melanjutkan impiannya hingga bisa memperoleh gelar sarjana. Per tanggal 1 Maret besok, Magda mulai bekerja di Bank Indonesia (BI). HUMAS UNS
Redaktur: Dwi Hastuti












