PT Mayangkara Menggandeng FPP UNDIP dalam Penelitian Lahan Alpukat

Agroekoteknologi .jpg

Semarang – Jawa Tengah(15/11).  Program Studi Agroekoteknologi FPP Universitas Diponegoro dan PT Mayangkara, sebuah perusahaan berbasis pertanian yang berkomitmen untuk pembangunan sektor pertanian berkelanjutan, menjalin kerjasama untuk mengkaji kesesuaian lahan bagi tanaman alpukat. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian alpukat di Semarang.

Dalam proyek ini, tim ahli dari Program Studi Agroekoteknologi bersama dengan para ahli dari PT Mayangkara akan melakukan penelitian mendalam terkait kondisi tanah, iklim, dan faktor-faktor lingkungan lainnya yang dapat mempengaruhi pertumbuhan optimal tanaman alpukat.

Tim ahli mengambil sampel tanah untuk diteliti lebih lanjut

Muhammad Iqbal Fauzan, S.P., M.Si. dosen di Program Studi Agroekoteknologi menyatakan, “Kerjasama ini adalah langkah yang sangat positif dalam memanfaatkan pengetahuan ilmiah untuk mendukung pertanian industri. Melalui kerja sama dengan PT Mayangkara, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan produktivitas alpukat di Semarang”.

Sementara itu, Shara dari PT Mayangkara, menyampaikan, “Kami sangat antusias untuk bekerja sama dengan Program Studi Agroekoteknologi. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen kami untuk memajukan pertanian yang berkelanjutan untuk mencapai hasil terbaik dalam budidaya alpukat”.

Proyek ini juga melibatkan pelatihan dan penyuluhan kepada petani lokal untuk memastikan pemahaman yang lebih baik terkait praktik-praktik pertanian terbaik. Selain itu, tim peneliti akan menyusun rekomendasi dan panduan praktis yang dapat diakses oleh petani setempat untuk meningkatkan efisiensi pertanian para petani.

“Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi upaya kolaboratif Warga Berita perguruan tinggi dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan. Kesinambungan program ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan”, kata Septrial Arafat, S.P., M.P., di akhir sesi.

By admin

Leave a Reply