Daerah

Pemprov Jateng antisipasi kerawanan pemilu hingga desa

Pj Gubernur 4.jpg

Solo (Warga Berita) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengantisipasi kerawanan pemilu hingga tingkat desa menyusul makin dekatnya pelaksanaan Pemilu 2024.

“Kami dari penyelenggara, KPU, Bawaslu, pendukung penyelenggara dalam hal ini pemerintah, TNI, Polri secara masif mengantisipasi masalah itu,” kata Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana di Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Nana Sudjana menyebutkan ada tim siber yang terus mengikuti perkembangan di media sosial. Apalagi, selama ini kerawanan terkait dengan hoaks, ujaran kebencian, dan kampanye hitam marak terjadi melalui media sosial.

Oleh karena itu, pihaknya memberikan pemahaman terkait dengan politik, sosialisasi hingga tingkat bawah, provinsi, kota/kabupaten, hingga perdesaan. Bhabinkamtibmas diminta ciptakan situasi yang kondusif.

Diharapkan pula bahwa momentum pesta demokrasi diisi dengan kemeriahan dan kegembiraan.

“Ini hajat masyarakat Indonesia, ini pesta demokrasi rakyat. Harusnya bahagia, tidak ada saling hujat, menyerang, kemudian masyarakat diprovokasi sehingga terjadi konflik, itu bukan pesta. Ini harus menjadi pesta memilih pemimpin kita, sesuai dengan yang kita harapkan, yang prorakyat,” katanya.

Pj. Gubernur Jateng juga meminta agar masyarakat tidak mudah diprovokasi oknum tidak bertanggung jawab.

Terkait dengan netralitas PNS, dia mengatakan bahwa sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat bahwa ASN tidak boleh melakukan politik praktis.

“Itu sudah jelas, ASN dilarang ikut salah satu partai, apalagi jika ikut kampanye, dalam mendukung salah satu pasangan calon atau partai politik. Sanksinya berat, ringan, sedang, berat. Kalau berat bisa dilakukan pemecatan terhadap ASN tersebut,” katanya.

Terkait dengan hal itu, pihak yang juga sudah melakukan sosialisasi, termasuk membacakan ikrar netralitas ASN mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan.

“Termasuk ada pakta integritas,” katanya.

Shares:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *