Daerah

Bulog salurkan 744,255 ton beras SPHP ke Kudus

Beras Sphp Bit.jpg

Kudus, Jawa Tengah (Warga Berita) – Perum Bulog Cabang Pati, Jawa Tengah, menyalurkan sebanyak 744,255 ton beras berlabel stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) ke semua pasar tradisional di Kabupaten Kudus.

“Beras sebanyak itu merupakan hasil penyaluran kami sejak Januari hingga 20 November 2023. Penyalurannya melalui 45 mitra Bulog yang tersebar di semua pasar tradisional di Kabupaten Kudus,” kata Kepala Gudang Bulog Kudus Eko Setiawan di Kudus, Jateng, Selasa.

Sementara, harga jual berasnya, kata dia, sesuai harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp10.900 per kilogramnya.

Adapun untuk pasokan beras SPHP setiap pekannya ke sejumlah toko ritel di semua pasar tradisional di Kudus mencapai belasan ton. Sedangkan penyalurannya akan berlangsung hingga akhir 2023. Dimungkinkan tahun 2024 juga akan berlanjut.

Dengan adanya pasokan beras sebanyak itu, diharapkan harga jual beras yang semula tinggi bisa stabil kembali serta menekan angka inflasi.

Bandi, salah seorang pedagang besar di Pasar Baru, mengakui harga jual beras memang sempat turun, pekan ini naik lagi dari sebelumnya Rp12.400/kilogram menjadi Rp12.800/kg untuk beras jenis SS Super untuk tingkat pedagang. Sedangkan, harga eceran bisa mencapai Rp13.000 lebih per kg.

Sementara, harga jual beras jenis Mentik Wangi, kata dia, untuk tingkat pedagang dijual Rp13.200/kg

“Karena mengalami kenaikan, untuk sementara tidak berani memperbanyak stok. Khawatir harganya turun karena selain ada pasokan beras murah dari Bulog juga dalam waktu dekat memasuki masa panen tanaman padi,” ujarnya.

Hariyanto, salah seorang warga Mejobo, mengakui mahalnya harga beras di pasaran memang membuat dirinya beralih membeli beras SPHP dari Bulog.

“Meskipun harganya cukup murah, ternyata rasanya juga tidak kalah dengan kualitas beras di pasaran,” ujarnya.

Shares:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *